Riset ITB Soroti Teknologi Pengereman untuk Menekan Risiko Kecelakaan Motor

Ilustrasi AI balap motor dan catur; bukan foto kejadian.
Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Bukan foto kejadian.

JAVANEWS.ONLINE — Riset Institut Teknologi Bandung menyoroti sistem pengereman sepeda motor sebagai salah satu pendekatan untuk memperkuat keselamatan jalan. ANTARA pada 4 Oktober 2026 melaporkan kajian itu melihat tantangan penurunan jumlah korban kecelakaan menuju 2030.

Peneliti Sony Sulaksono Wibowo menyebut sekitar 84 persen kendaraan terdaftar merupakan sepeda motor. Kendaraan roda dua juga terlibat dalam sekitar 73 persen dari lebih 149 ribu kecelakaan setiap tahun menurut data yang dipakai kajian.

ITB membandingkan CBS dan ABS serta menyusun skenario penerapan teknologi pengereman. Perkiraan manfaat kajian merupakan hasil pemodelan yang bergantung pada skenario, sehingga tidak sama dengan jumlah kecelakaan yang sudah berhasil dicegah.

Sumber: ANTARA, 4 Oktober 2026. Disarikan oleh Redaksi JavaNews.