JAVANEWS.ONLINE — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mematangkan rencana kawasan pertanian terpadu di Ciangir, Kecamatan Legok. Kepastian lahan, perizinan, dan kesiapan pembangunan dibahas dalam audiensi pada Rabu (21/10/2026), sebagaimana dilaporkan Beritajakarta pada Kamis (22/10).
Perumda Dharma Jaya merencanakan fasilitas penggemukan sapi berkapasitas 4.000 ekor, rumah potong hewan dengan kapasitas hingga 100 ekor per hari, serta gudang pendingin. Kawasan diharapkan memperkuat pasokan daging bagi Jakarta, Tangerang, dan Banten.
Direktur Utama Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menyebut potensi pembukaan sekitar 100–200 pekerjaan lokal. Masyarakat juga direncanakan terlibat dalam penyediaan pakan.
Pemkab Tangerang meminta kepastian status lahan melalui koordinasi dengan ATR/BPN karena terdapat area berstatus Lahan Baku Sawah. Sistem pengolahan limbah juga perlu disiapkan sejak perencanaan.
Administrasi, perizinan, dan pelelangan ditargetkan mulai November, disusul peletakan batu pertama pada Desember apabila persyaratan terpenuhi. Kapasitas dan jadwal tersebut masih berupa rencana, bukan fasilitas yang sudah beroperasi.
Sumber: Beritajakarta, 22 Oktober 2026. Disarikan Redaksi JavaNews.












