Arsip retrospektif — Peristiwa/penjelasan 12 Oktober 2026. Diterbitkan 13 Oktober 2026 dengan waktu publikasi sebenarnya.
BANJARBARU — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta pemerintah daerah, TNI-Polri, Manggala Agni, dan relawan mempertahankan koordinasi penanganan karhutla. Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian peninjauan pada Senin, 12 Oktober 2026.
Peninjauan berlangsung di Hutan Lindung Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Menhut mengingatkan risiko kebakaran belum berakhir.
Ia merujuk prakiraan BMKG bahwa hujan alami di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan diperkirakan baru hadir pada pertengahan November. Prakiraan tersebut menjadi dasar penting untuk mempertahankan kesiapsiagaan.
Kawasan gambut memerlukan perhatian karena kebakaran dapat kembali membesar ketika penanganan dan pengawasan melemah. Koordinasi lapangan perlu berlangsung sampai kondisi membaik.
Informasi tentang hujan merupakan perkiraan yang disampaikan pada 12 Oktober, bukan kepastian untuk seluruh wilayah. Berita ini mendokumentasikan arahan pada tanggal kejadian, sementara perkembangan cuaca berikutnya tetap perlu mengikuti pembaruan resmi.
Sumber rujukan: ANTARA. Ditulis ulang secara orisinal oleh Redaksi JavaNews.
Gambar utama: ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), bukan foto dokumentasi peristiwa.












