JAVANEWS.ONLINE — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mendorong lembaga pendidikan memperkuat pembelajaran sains, teknologi, rekayasa, dan matematika. Ia menyampaikan arahan tersebut di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026).
Menurut laporan ANTARA, penguatan STEM pada jenjang dasar dan menengah diarahkan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik. Dalam pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi, bidang seni dan olahraga juga mendapat perhatian agar potensi siswa berkembang secara beragam.
Mu’ti menyoroti sekolah berbasis kurikulum riset yang dikembangkan Muhammadiyah di Sidoarjo. Pendekatan tersebut dinilai dapat menumbuhkan ketertarikan terhadap penelitian, kreativitas, dan pemecahan masalah sejak dini.
Ia turut mengapresiasi layanan pendidikan inklusif yang memberi kesempatan belajar bagi anak berkebutuhan khusus. Penyediaan sarana belajar yang sesuai menjadi salah satu praktik yang diharapkan dapat dikembangkan lembaga pendidikan lain.
Arahan ini menempatkan penguatan kemampuan akademik dan pengembangan bakat sebagai bagian dari layanan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat.
Sumber: ANTARA, 15 Oktober 2026. Disarikan Redaksi JavaNews.












