JAVANEWS.ONLINE — Perum Bulog menyiapkan tambahan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan untuk memperkuat pasokan masyarakat. Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramadhani menyampaikan langkah tersebut dalam laporan ANTARA pada 2 Oktober 2026.
Rizal menjelaskan kenaikan harga dapat terjadi ketika sebagian wilayah belum memasuki masa panen. Bulog berkoordinasi dengan pemerintah dan pelaku usaha untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas harga.
Menurut keterangan saat itu, cadangan beras nasional di gudang Bulog mencapai 4,8 juta ton. Sebanyak satu juta ton direncanakan menjadi tambahan penyaluran SPHP hingga Maret 2027. Angka tersebut merupakan stok dan rencana penyaluran yang dilaporkan pada awal Oktober.
Sumber: ANTARA, 2 Oktober 2026. Disarikan oleh Redaksi JavaNews.












