Kemenperin Prioritaskan Modernisasi Industri Tekstil dan Alas Kaki

Ilustrasi AI keuangan dan perbankan; bukan foto kejadian.
Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Bukan foto kejadian.

JAVANEWS.ONLINE — Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menempatkan industri tekstil, produk tekstil, dan alas kaki sebagai prioritas pengembangan sektor padat karya. ANTARA melaporkan arahan tersebut pada 6 Oktober 2026.

Sektor ini dinilai penting bagi ekspor, nilai tambah, dan penyerapan tenaga kerja. Kementerian mengoptimalkan restrukturisasi mesin, akses pembiayaan, serta perlindungan pasar domestik.

Sarmuji menyoroti kondisi permesinan tekstil yang rata-rata berusia lebih dari 20 tahun. Modernisasi diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, dengan pelaksanaan terencana agar keberlangsungan produksi serta tenaga kerja tetap terjaga. Jumlah pekerja TPT ditargetkan meningkat dari 3,95 juta pada 2026 menjadi 4,07 juta pada 2029.

Sumber: ANTARA, 6 Oktober 2026. Disarikan oleh Redaksi JavaNews.