Arsip retrospektif — Peristiwa/penjelasan 7 Oktober 2026. Diterbitkan 13 Oktober 2026 dengan waktu publikasi sebenarnya.
CIANJUR — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur memperkuat promosi melalui media sosial dan kegiatan wisata untuk mengejar target kunjungan 2026. Kepala Disbudpar Yudha Azwar menjelaskan strategi itu pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Anggaran khusus promosi disebut masih di bawah Rp50 juta. Keterbatasan tersebut mendorong penggunaan kanal digital serta kolaborasi yang tidak membutuhkan biaya besar.
Disbudpar mengoptimalkan media sosial, menjalin kerja sama dengan influencer, dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan daerah juga dipakai untuk memperkenalkan potensi wisata.
Target yang disebut dalam laporan ANTARA adalah 3,5 juta wisatawan. Angka itu merupakan sasaran kunjungan, bukan capaian yang telah dipastikan.
Evaluasi promosi dilakukan dengan memperhatikan perkembangan kunjungan ke destinasi wisata. Kegiatan budaya dan olahraga seperti Cianjur Fest serta acara lari menjadi bagian dari strategi menarik pengunjung sekaligus mengenalkan daerah.
Sumber rujukan: ANTARA. Ditulis ulang secara orisinal oleh Redaksi JavaNews.
Gambar utama: ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), bukan foto dokumentasi peristiwa.












