Arsip retrospektif — Peristiwa/penjelasan 9 Oktober 2026. Diterbitkan 13 Oktober 2026 dengan waktu publikasi sebenarnya.
BANDUNG — Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin menyoroti belum terisinya sebagian besar lowongan kerja luar negeri yang telah diverifikasi. Penjelasan itu diberikan dalam kegiatan di Universitas Teknologi Bandung, Jumat, 9 Oktober 2026.
Menteri hadir untuk meresmikan Migrant Center dan meninjau Program SMK Go Global. Ia merujuk data SIP2MI posisi 4 Oktober yang mencatat lebih dari 287.000 lowongan terverifikasi.
Dari jumlah tersebut, sekitar 75.000 lowongan atau kurang lebih 26 persen telah terisi. Pernyataan mengenai sisa lowongan menggunakan persentase pembulatan, sehingga angka sekitar 73–74 persen tidak boleh dibaca sebagai hitungan presisi.
Data ini menggambarkan kebutuhan memperkuat kesiapan calon pekerja untuk pasar kerja internasional. Lowongan terverifikasi tidak otomatis berarti setiap pendaftar akan memenuhi persyaratan atau mendapatkan penempatan.
Berita ini mencatat penjelasan yang diberikan di Bandung pada 9 Oktober dan periode data yang dirujuk. Informasi bukan pengumuman pendaftaran kerja melalui JavaNews.
Sumber rujukan: ANTARA. Ditulis ulang secara orisinal oleh Redaksi JavaNews.
Gambar utama: ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), bukan foto dokumentasi peristiwa.












