Menkomdigi Minta Roblox Perkuat Perlindungan Anak dan Verifikasi Usia

Ilustrasi AI konektivitas digital Komdigi di Aceh dan jalur digital Selat Malaka

JavaNews.online — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan kepada Co-Founder dan CEO Roblox David Baszucki bahwa layanan digital yang beroperasi di Indonesia harus mematuhi ketentuan nasional, terutama terkait perlindungan anak.

Dalam pertemuan di Silicon Valley pada 22 September 2026, pemerintah meminta Roblox memperkuat ketepatan verifikasi usia dan perlindungan bagi pengguna berusia di bawah 16 tahun.

Menkomdigi juga mendorong penerapan prinsip safety-by-design, yakni memasukkan aspek keamanan sejak tahap perancangan dan pengembangan produk serta fitur, bukan hanya sebagai respons setelah risiko muncul.

Pemerintah menilai perlindungan anak di ruang digital membutuhkan tanggung jawab platform, termasuk pengendalian akses berdasarkan usia dan desain layanan yang mempertimbangkan keselamatan pengguna muda.

Sumber: Siaran Pers Kementerian Komunikasi dan Digital, 22 September 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *